Kaos Oblong Sidodadi Surabaya

Kaos Oblong Sidodadi Surabaya



Kaos Oblong Sidodadi Surabaya - Kaos polo mungkin sudah tidak asing lagi terdengar di telinga Bapak Ibu. Ya, kaos polo merupakan salah satu jenis kaos yang seringkali dikenakan pada saat mengikuti acara keolahragaan.

Lebih-lebih pada olahraga tenis lapangan. Mungkin beberapa diri Bapak Ibu penasaran, apa beda antara kaos polo dan kaos oblong?

Pada umumnya, orang-orang menandai antara kaos polo dengan kaos oblong lewat bentuknya. Kaos oblong umumnya tidak memiliki kerah di bagian atasnya. Sedangkan pada kaos polo mempunyai kerah di bagian leher. Sebab itu ada saatnya kaos polo nampak seperti kaos semi formal yang bisa Saudara/i gunakan dengan lebih fleksibel. Untuk Kita yang ingin tampak casual namun tetap nampak formal maka dari pada memakai kaos oblong lebih baik kaos polo lah yang menjadi alternatif Anda.

Boleh jadi Saudara/i sempat mendengar jika kaos polo merupakan kaos yang telah lama sekali ada. Jadi, hal ini memang benar. Nyatanya, kaos polo telah diproduksi sejak tahun 1972. Tapi demikian, hal ini tidak membuat kaos polo kehilangan kemenarikannya di kalangan masyarakat. Bahkan pada waktu ke waktu kaos polo berkesan lebih mewah dan lebih disukai. Hal ini jelas menandakan bahwa seiring berjalannya waktu, kaos polo tak pernah hilang minatnya di pasaran.

Bagi Saudara/i yang menginginkan kaos polo tersebut maka Saudara/i juga mesti mengetahui beberapa sebutan lainnya dari kaos polo. Nama-nama lain dari kaos polo ialah kaos lakos, kaos lacoste, kaos kerah, dan kaos pique. So, bila Anda menemukan istilah-istilah ini saat Saudara/i berbelanja maka Anda tidak harus bingung karena yang sebenarnya mereka maksudkan ialah kaos polo.

Lalu, dengan sangat bersejarah dan berkualitasnya kaos polo apakah kemudian menyebabkan kaos polo menyandang harga yang mahal? Dalam hal itu, Anda tak harus cemas sebab Kaos Oblong Sidodadi Surabaya dapat Anda temui pada banyak tempat. Tetapi, jelas saja Saudara/i mesti memikirkan betul apa tempat yang menjual kaos polo tersebut benar-benar murah dengan kualitas bagus ataukah benar-benar murah dengan kualitas yang murahan.

Untuk melihat apakah kaos polo tertentu mempunyai harga murah serta kualitas tak murahan, maka salah satu solusi yang perlu Saudara/i tahu ialah perbedaan jenis bahan yang dipakai pada pembuatan kaos polo.

Kaos Oblong Sidodadi Surabaya

Bapak Ibu tentu mengetahui betul bukan jika tiap kaos apakakh itu polo atau bukan, jelas punya banyak referensi bahan dasar yang berbeda-beda. Melalui perbedaan bahan dasar itu pula maka kualitas kenyamanan yang ditimbulkan dari setiap kaos juga akan berbeda.

Untuk jenis kaos polo sendiri, memiliki berbagai tipe bahan yang dapat serta biasa dipakai seperti bahan dari kain lacoste, kain lacoste cotton, kain lacoste pique, kain lacoste polyester, kain katun cotton, kain double cotton, kain TC, kain CVC, kain viscose, serta kain jenis polyester PE.

Sebagian jenis bahan itu berbeda-beda kualitasnya, contoh saja pada bahan lacoste cotton yang memiliki tekstur tak begitu rata serta cukup kasar. Kain ini juga memiliki tekstur bahan yang berpori atau memiliki lubang kecil berbentuk bulat, kotak, serta rajutan segitiga. Nah, asyiknya untuk kain jenis tersebut mampu memberikan rasa dingin ketika dipakai.

Berbeda dengan jenis lacoste cotton, untuk bahan jenis katun combed malahan mempunyai bahan dengan permukaan yang terbilang halus. Jadi untuk kenyamanan selagi dikenakan, kain tipe katun combed itu juga nyaman serta sejuk ketika dikenakan.

Ya, pada dua jenis bahan kain pembuat kaos polo tersebut saja telah terlihat perbedaannya, so begitu pula dengan bahan jenis yang lainnya. Oleh sebab itu, selagi Anda akan memilih kaos polo, cermati terlebih dahulu kaos polo dari bahan kain apa yang tepat untuk Bapak Ibu serta kebutuhan Bapak Ibu. Jadi, tunggu apa? Yuk cari tahu kaos polo yang cocok dengan Bapak Ibu serta segera dapatkan Kaos Oblong Sidodadi Surabaya serta kualitas yang luar biasa!

Hubungi Kami
Telp/SMS: 0899 742 1068
Link Chat WhatsApp => 0899 742 1068

Tidak ada komentar :

Posting Komentar